Pemuda dan Pelajar yang tergabung
di RTTL fanz Club mengunjungi anak – anak Yatim Piatu untuk merayakan Hari
Kasih Sayang bersama Anak – anak Yatim Piatu.
RTTL fanz club Timor Leste berdiri
dengan tujuan untuk mencari sahabat antara pemuda, pelajar maupun masyarakat di
13 Kabupaten melalui Radio Timor Leste untuk menjalin dan menciptakan
keharmonisan dan kedamaian untuk semua orang.
Ameu Dolfen sebagai Ketua
fanz RTTL mengatakan: Valentine day merupakan hari yang special bagi kita
semua, untuk siapa saja terutama untuk orang – orang yang kita sayangi seperti
keluarga, sahabat, dan pacar juga untuk orang lain seperti sekarang kami berada
disini, untuk berbagi kasih dan saying bersama adik – adik di sini. Selain merayakan
Hari Kasih Sayang juga hari ini kita
semua merayakan Hari Ulang Tahun Radio diseluruh dunia.
Tujuan utama dari kegiatan ini
selain merayakan Valentine Day juga merayakan hari Radio Sedunia yang jatuh
pada tanggal 13 Februari, kegiatan ini juga mengingatkan kita kasih dan sayang
bukan saja untuk seseorang yang special saja bagi hidup kita tetapi juga untuk
orang lain, oleh karena itu kami bersama untuk bisa melaksanakan kegiatan ini
untuk bersama bermain dan bernyanyi dan juga memberikan sedikit bantuan untuk
adik – adik kami di sini sebagai rasa cinta dan kasih sayang kami, lanjut Ketua
Penyelenggara.
Ada kegiatan lain yang sudah kami
realisasikan seperti Sepak bola persahabatan dengan Pemuda di Liquica, Jumpa
Fanz untuk semua fanz yang ada di13 kabupaten dan juga partisipasi di Cresendo,
semua kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari RTTL fanz yang berada di Dili
dan juga fanz yang berada di luar Dili walaupun mereka tidak bisa
berpartisipasi, Badwolf Melanjutkan.
Sebelum kegiatan ini dilakukan semua
fanz mengadakan meeting setiap minggu untuk memberian idea tau gagasan dan
bagaimana bisa mendapatkan material yang dibutuhkan, lalu muncul ide yaitu
semua fanz harus menyumbang uang sebesar $ 5.00 tetapi karena dilihat dari segi
ekonomi kebanyakan fanz adalah pelajar sehingga di kurangi menjadi $3.00 dan
akhirnya total uang yang di kumpulkan adalah $170.00, dengan uang inilah yang
digunakan untuk belanja material yang dibutuhkan untuk bisa mengunjungi Yatim
Piatu, material yang dibutuhkan adalah, Buku, Ballpen, Beras, Supermi, Minyak
Goreng, Sabun, Shampo dan lainnya lagi. Selain itu juga kami mendapat sedikit
bantuan dari Grup MJHS (Mauseko Jantung
Hati Sempre) dengan material seperti Beras, Minyak Goreng dan Supermi.
Menurut Wakil RTTL fanz dengan
nama udara Badwolf saat wawancara: inisiatif ini berasal dari pemikiran yang
kreatif dan atraktive saat mengadakan meeting, kami saling berbagi ide apa yang
akan dilakukan untuk merayakan Hari Kasih Sayang dan akhirnya kami memutuskan
untuk mengunjungi Yatim Piatu. Tetapi sebelumnya kami banyak menemui tantangan
seperti keuangan karena seperti yang kita ketahui saat kita dengar di Radio
banyak fanz yang bermunculan tetapi kenyataannya hanya beberapa saja yang aktif
dengan alasan di luar kota Dili, tapi tantangan itu tidak menyurutkan semangat
kami sehingga kami mencoba mengundang para fanz yang ada dikota Dili tetapi
tidak menutup jalan untuk fanz luar kota Dili untuk berpartisipasi, Aitha
menuturkan.
Suster, Merry Soares Babo sebagai
Ibu untuk para Anak Yatin Piatu mengatakan: Anak – anak Yatim disini berasal
dari 13 kabupaten, dan kami para Suster memberikan kasih dan sayang kami
layaknya orang tua mereka sendiri karena banyak anak – anakk disini kehilangan
orang tua mereka saat kecil, kami menyekolahkan mereka. Kami sangat bersyukur
kepada Tuhan karena melaui DiriNYA anda semua bisa datang dan bermain bersama
anak yatim disini, tutur Suster. Selain itu juga saya ingin memberikan selamat
untuk Hari Radio sedunia terutama buat RTTL, dengan harapan ke depannya RTTL
bisa menjadi Radio yang terbaik dan bisa memberikan informasi yang benar dan
jujur buat masyarakat, kata Suster Merry.
Setelah itu wakil dari Fanz RTTL
memberikan Bunga sebagai tanda Kasih dan Sayang kepada Suster dan salah satu
waakil dari Anak Yatim dengan nama panggilan Amada dan dilanjutkan dengan
pemberian bantuan berupa material.
Kami bersyukur hari ini kami bisa
merealisasaikan kegiatan kami karena kami bisa berbagi kebahagiaan bersama Anak
– anak yatim yang selama ini kehilangan kasih dan sayang dari orang tua mereka,
walaupun tidak seberapa tetapi kami berharap bisa memberikan motivasi bagi adik
– adik yatim untuk bisa melanjutkan apa yang mereka mimpikan bagi masa depan
mereka nantinya, akhir kata kami sangat berterima kasih kepada Suster yang
telah memberikan kami kesempatan untuk bisa bermain, bernyanyi, berdansa
bersama dan berbincang dengan asik – adik disini untuk bisa lebih tahu apa yang
mereka rasakan dan mereka inginkan, Badwolf menuturkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar