Senin, 15 Februari 2016

Merayakan Hari Kasih Sayang RTTL FANZ CLUB TIMOR LESTE mengunjungi Yatim Piatu di Bidau

Pemuda dan Pelajar yang tergabung di RTTL fanz Club mengunjungi anak – anak Yatim Piatu untuk merayakan Hari Kasih Sayang bersama Anak – anak Yatim Piatu.

RTTL fanz club Timor Leste berdiri dengan tujuan untuk mencari sahabat antara pemuda, pelajar maupun masyarakat di 13 Kabupaten melalui Radio Timor Leste untuk menjalin dan menciptakan keharmonisan dan kedamaian untuk semua orang. 
Ameu Dolfen sebagai Ketua fanz RTTL mengatakan: Valentine day merupakan hari yang special bagi kita semua, untuk siapa saja terutama untuk orang – orang yang kita sayangi seperti keluarga, sahabat, dan pacar juga untuk orang lain seperti sekarang kami berada disini, untuk berbagi kasih dan saying bersama adik – adik di sini. Selain merayakan Hari Kasih Sayang  juga hari ini kita semua merayakan Hari Ulang Tahun Radio diseluruh dunia.
Tujuan utama dari kegiatan ini selain merayakan Valentine Day juga merayakan hari Radio Sedunia yang jatuh pada tanggal 13 Februari, kegiatan ini juga mengingatkan kita kasih dan sayang bukan saja untuk seseorang yang special saja bagi hidup kita tetapi juga untuk orang lain, oleh karena itu kami bersama untuk bisa melaksanakan kegiatan ini untuk bersama bermain dan bernyanyi dan juga memberikan sedikit bantuan untuk adik – adik kami di sini sebagai rasa cinta dan kasih sayang kami, lanjut Ketua Penyelenggara.
Ada kegiatan lain yang sudah kami realisasikan seperti Sepak bola persahabatan dengan Pemuda di Liquica, Jumpa Fanz untuk semua fanz yang ada di13 kabupaten dan juga partisipasi di Cresendo, semua kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari RTTL fanz yang berada di Dili dan juga fanz yang berada di luar Dili walaupun mereka tidak bisa berpartisipasi, Badwolf Melanjutkan.
Sebelum kegiatan ini dilakukan semua fanz mengadakan meeting setiap minggu untuk memberian idea tau gagasan dan bagaimana bisa mendapatkan material yang dibutuhkan, lalu muncul ide yaitu semua fanz harus menyumbang uang sebesar $ 5.00 tetapi karena dilihat dari segi ekonomi kebanyakan fanz adalah pelajar sehingga di kurangi menjadi $3.00 dan akhirnya total uang yang di kumpulkan adalah $170.00, dengan uang inilah yang digunakan untuk belanja material yang dibutuhkan untuk bisa mengunjungi Yatim Piatu, material yang dibutuhkan adalah, Buku, Ballpen, Beras, Supermi, Minyak Goreng, Sabun, Shampo dan lainnya lagi. Selain itu juga kami mendapat sedikit bantuan dari Grup  MJHS (Mauseko Jantung Hati Sempre) dengan material seperti Beras, Minyak Goreng dan Supermi.
Menurut Wakil RTTL fanz dengan nama udara Badwolf saat wawancara: inisiatif ini berasal dari pemikiran yang kreatif dan atraktive saat mengadakan meeting, kami saling berbagi ide apa yang akan dilakukan untuk merayakan Hari Kasih Sayang dan akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi Yatim Piatu. Tetapi sebelumnya kami banyak menemui tantangan seperti keuangan karena seperti yang kita ketahui saat kita dengar di Radio banyak fanz yang bermunculan tetapi kenyataannya hanya beberapa saja yang aktif dengan alasan di luar kota Dili, tapi tantangan itu tidak menyurutkan semangat kami sehingga kami mencoba mengundang para fanz yang ada dikota Dili tetapi tidak menutup jalan untuk fanz luar kota Dili untuk berpartisipasi, Aitha menuturkan.
Suster, Merry Soares Babo sebagai Ibu untuk para Anak Yatin Piatu mengatakan: Anak – anak Yatim disini berasal dari 13 kabupaten, dan kami para Suster memberikan kasih dan sayang kami layaknya orang tua mereka sendiri karena banyak anak – anakk disini kehilangan orang tua mereka saat kecil, kami menyekolahkan mereka. Kami sangat bersyukur kepada Tuhan karena melaui DiriNYA anda semua bisa datang dan bermain bersama anak yatim disini, tutur Suster. Selain itu juga saya ingin memberikan selamat untuk Hari Radio sedunia terutama buat RTTL, dengan harapan ke depannya RTTL bisa menjadi Radio yang terbaik dan bisa memberikan informasi yang benar dan jujur buat masyarakat, kata Suster Merry.
Setelah itu wakil dari Fanz RTTL memberikan Bunga sebagai tanda Kasih dan Sayang kepada Suster dan salah satu waakil dari Anak Yatim dengan nama panggilan Amada dan dilanjutkan dengan pemberian bantuan berupa material.

Kami bersyukur hari ini kami bisa merealisasaikan kegiatan kami karena kami bisa berbagi kebahagiaan bersama Anak – anak yatim yang selama ini kehilangan kasih dan sayang dari orang tua mereka, walaupun tidak seberapa tetapi kami berharap bisa memberikan motivasi bagi adik – adik yatim untuk bisa melanjutkan apa yang mereka mimpikan bagi masa depan mereka nantinya, akhir kata kami sangat berterima kasih kepada Suster yang telah memberikan kami kesempatan untuk bisa bermain, bernyanyi, berdansa bersama dan berbincang dengan asik – adik disini untuk bisa lebih tahu apa yang mereka rasakan dan mereka inginkan, Badwolf menuturkan.

Tidak ada komentar: